Langsung ke konten utama

Bersabarlah!

"Dan Bersabarlah karena sesungguhnya Allah tiada menyia - nyiakan pahala orang - orang yang berbuat kebajikan (muhsiniin)". (Al-Qur'an Surat Hud Ayat 115)

Saat ujian atau cobaan datang menghampiri dalam ragam format dan ukuran, rasanya gak terima, sedih, sakit hati, nangis, kesel, sebel, bete, dan aktivitas khas penyakit hati lainnya. Bertanya pada-Nya mengapa ini terjadi pada kita, Menanyakan apa salah kita sehingga dapat Reward gak asik gini (Versi kita).

Sebenarnya alami juga sih bersedih saat ekspektasi kita ternyata di refuse-Nya, dan lumrah juga menangisi My dream didn't come true (karena yang nulis ini juga melakukannya hahahaha).
Tapi yang jadi poin bukanlah demikian tetapi Sikap selanjutnya. Apa terus2an meratap? berhari - hari bermuram durja tanpa kawalan arah lagi? tentu bukan sikap yang Arif juga to?

Yup, Allah adalah juga Pencipta segala yg berpasang - pasangan, jadi saat si Duka datang maka ada masa-nya si Duka berpulang dan lahirlah si Suka. Mengimplementasikan Sabar yang sesungguhnya bukanlah perkara mudah karena kalo mudah maka diluar sana gak sampe ada korban Bunuh Diri lantaran pupus harapan akibat meniadakan Dia. Karena Sabar termasuk dalam jajaran Sikap Extraordinary, maka Pahalanya juga luar biasa dan sesuai Ayat-Nya, Dia yang Melihat gak akan nyia - nyiain Mr., Ms., and Mrs. Sabar.

Sabar bukanlah attitude yg dijadikan opsi atau status waiting list saat ledakan marah mereda, rasa kesel berkurang, atau saat rasa dendam terpaksa ditekan.

Justru ke-keren-an Sabar adalah saat kita Merdeka, Menang, Mampu dan Kuasa melakukan ke-ekstrem-an apapun (terlebih yg berpeluang destruktif) tetapi Jiwa dgn ke-legowo-annya memilih menjadi pemaaf baik memaafkan diri sendiri ataupun orang lain.

Rasulullah sendiri contohnya, saat beliau beserta pasukan binaannya atas ijin Allah berhasil menaklukan kota Mekkah lebih memilih memaafkan kaum Quraisy yg terbukti secara sah dan meyakinkan menyakiti Rasulullah dan Umat Muslim. Padahal bila beliau mau membalas dendam toh bisa bingits bok

!. See Guys... Itulah Sabar yang sebenarnya. Bukan lagi posisi dibawah kita meng-ikhlas-kan diri Sabar eh begitu posisi memungkinkan membalas memilih menggempur menuntut balas.
Sabar itu bukan ditengah, apalagi diakhir. Sabar ya diawal, ditengah, dan diakhir masbro mbaksist. Selama ini banyak dari kita Salah dengan wajah Sabar yang sebenarnya. Sabar menasehati orang tua yang belum mengerjakan Perintah Allah adalah dgn rajin terus mengingatkan beliau melalui sikap santun serta cerdas dan bukan menyabari keengganan beliau untuk sujud pada-Nya.

Sehingga gak lebay juga bila saya menyatakan Sabar itu bukan Pasif tapi dia suatu Sikap yang Absolutely Active.


Wuih cakep bener ... meski proses eksekusinya tidak secakep teori. Ya iyalah guys dimana - mana yang aroma Surga itu gak asyik, kudu jumpalitan dgn aneka barikade syaitan. Sebagai Penulis ini pun saya terus jungkir balik juga berproses ke arah Sabar yang diridhoi-Nya :)


Semoga kita semua terus konsisten dalam upaya menjadi hamba-Nya yg lebih cerdas, Aamiin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Persiapan Persalinan - Estimasi Biaya Bersalin @RSIA Budi Kemuliaan

Alhamdulillah ala kulli hal, sambil menunggu debay launching, kali ini saya mau share sedikit soal estimasi biaya persalinan yang saya dapat dari RSIA Budi Kemuliaan, RS yang selama ini saya jadikan tempat pemeriksaan anak kedua saya dan Insya Allah tempat bersalin debay nanti. Ini penampakan price list-nya...
Dulu saya bingung kok gak ada keterangan kelas - kelasnya yah...? ternyata langsung dengan namanya dan dalam lembar info harga itu pake acara disingkat - singkat lagi nama kamarnya #EtaTerangkanlah. Berhubung saya gak enak kan nanya - nanya banyak, jadi saya langsung aja tanya kelas I itu yang mana karena jatah dari kantor misua lewat asuransi Mandiri In Health saya dapat kelas I. Awalnya saya tanya kelas dua yang mana daftar harganya, karena saya gak ngeh kalau kartu Mandiri In Health saya ternyata adalah Kelas I (Haduuuhhh.... kartu yang saban hari mengisi dompet aja gak apal kelas kamar-nya... qiqiqiqi....) Informan mbak suster bilang kalo kelas II yang ini (sambil menunjuk …

Periksa Kehamilan di RSIA Budi Kemuliaan (Bulan Kedua)

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh..., Alhamdulillah baik saya maupun anda masih Allah perkenankan usia yang mudah2an tetap dalam berkah dari-Nya, Aamiin Yaa Fattaah. Sholawat dan salam terus kita panjatkan kepada manusia terbaik yang sudah pasti masuk Jannah-Nya, Rasululullah Shallallahu’alaihi Wasallam beserta keluarga, kerabatnya, para sahabat, dan siapapun yang mengkuti sunnah beliau hingga akhir massa nanti, Aamiin Yaa 'Azhiim.

Minggu ini Insya Allah, Sabtu 20 Mei 2017 saya akan bertolak (#weeeekkk...) ke RSIA Budi Kemuliaan (BK) karena jadwal cek rutin bulanan kehamilan saya yang memasuki bulan ke 3, buuutttt... saat ini saya gak lagi mau ngomongin bulan ke-3-nya (ya iyalah cuy ini aja baru tanggal 17 Mei.... begimana ente?!) akan tetapi mau orat - oret menulis soal cek kehamilan saya bulan ke-2 lalu hehehe #telat mposting-nya :-D.
Bulan kedua saya cek pada tanggal 22 April 2017. Tiba di BK sudah mendekati pukul 2 alias injury time karena dr. Flora jadwal yang siang…

Periksa Kehamilan di RSIA Budi Kemuliaan (Bulan Pertama)

Assalamualaikum sobat, Alhamdulillah Allah masih saja menumpahkan kasih sayang-Nya yang hingga kini baik saya maupun anda dalam ukuran terbaik menurut-Nya :-)

Kali ini mau sharing tentang biaya periksa kehamilan di RSIA Budi Kemuliaan, barangkali aja informasi ini turut membantu para moms yang saat ini mencari - cari referensi RSIA atau menjadikan RSIA Budi Kemuliaan sebagai pilihan untuk periksa kehamilan hingga persalinan nanti.

Tanggal 25 Maret 2017 lalu Alhamdulillah saya dipastikan positif hamil oleh dr. Spog bernama Dokter Flora yang bertugas di RSIA Budi Kemuliaan, walau seminggu lebih sebelumnya saya pun sudah mengetahui bahwa "mungkin" saya hamil karena testpack menunjukkan garis 2 merah, tapi berhubung saya berpedoman kalo belum ada bukti otentik lewat USG masih belum PD bilang "Yes I Am, Alhamdulillah I'm pregnant", meski saya yakin banget, karena pengalaman di kehamilan yang pertama dan selama ini siklus saya tidak pernah mundur/lambat kecuali hami…