Kamis, Agustus 28, 2014

Masih dan Tetap Damai, Indonesia Raya

Alhamdulillah sodara2 sebangsa dan setanah air, akhirnya saya bisa kembali menulis. Meski milad Indonesia tanah air beta sudah lewat, walau putusan MK atas gugatan capres no.1 terhadap KPU dalam hal PHPU juga sudah usai tapi tak membuat malas dalam diri minggat (terus apa korelasi-nya sama even2 tersebut diatas?)

Syukur Alhamdulillah juga Indonesia damai hingga saya ketak ketik ini. Hiruk pikuk para elit dalam rangkaian kegiatan PilPres cukup membuat warga seperti saya yg ingin tetep melek politik capek sampe lubuk hati paling dalam. Bukti ini bukti itu fakta ini fakta itu hingga akhir2 ini rasa capek sudah taraf TSM a.k.a Terstruktur, Sistematis, dan Masif! (istilah ini murni nyontek yah)

Ya sebetulnya gak segitu amat lebay-nya keuleesss, tapi karena saya memang suka dengan bahasan Ipoleksosbud-hankam dan secara juga lulusan Ilmu Komunikasi, jadi keinginan untuk terus memacu diri dgn harapan selalu bisa In dgn sekitar, agar tetap jadi yg aware, peduli, dan berbuat dlm koridor kebaikan selalu ada, bahkan kadang cenderung masif (sorry kalo diksi-nya kali ini t-e-r-l-a-l-u)

Dari seabrek peristiwa politik 2014, saya banyak belajar sisi lain hidup ini. Meski saya bukanlah relawan atau ekstrimis salah satu pasangan calon Presiden, atau sepupunya, iparnya, tetangganya, juniornya, atau abdi dalem-nya, rasanya tak berlebihan bahwa Pilpres kali ini cukup melatih level logika berpikir kita. Yup, Pilpres tahun ini saya melihat justru bukan ajang promo Visi dan Misi tapi lebih mengarah kepada attitude masing2 kandidat dan orang2 sekitar mereka

Eittss gak ada maksud keberpihakan loh@##$@#$. But trust me, jika kita flashback maka ada banyak WNI baik dalam or luar negeri, mereka yg berseliweran di dunia offline atau online melihat dan heran karena Pilpres 2014 gak sedikit dijumpai peristiwa yg cenderung Destruktif! Whatever name is! Mulai Kampanye Abu2 sampe Hitam, lempar tangkis fitnah, tindakan ber ”genre” barbar saat sidang final putusan MK yang membuat pertiwi ketar ketir, dan bahkan sampe membelokkan ilmu pengetahuan yg selama ini sudah di-Vonis pada jalan yg Lurus sobat! ckckck. Kalo yg lurus saja sudah tertarget dibengkokkan, maka yg tak lurus hampir dipastikan tak berniat diluruskan supaya Lurus! tak perlu lah ya diinventaris tokoh2-nya, yang Pasti Tokoh itu bernama Kebencian, dan fatalnya justru Benci terhadap Prinsip Kebenaran!

Intinya : Selamat yah Buat Pak Jokowi n Pak JK, Semoga amanah dalam genggaman bisa segera diimplementasikan, dan dengannya turut menjadi alternatif memaksimalkan upaya memajukan bangsa, Aamiin

Buat Pak Prabowo dan Pak Hatta, thx berat juga ya Pak karena Bpk adalah bagian dalam Kontestasi Pilres 2014 tahun ini, dan Alhamdulillah menjadi ajang pembelajaran bagi kami, Rakyat NKRI
Finally, Indonesia’s happy forever n ever, Aamiin...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Imunisasi Guin : MR @RSBK

Bismillah, Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh Alhamdulillah, Sabtu 04 Agustus 2018 lalu, Guin di usia 9 bulan (kurang bebera...