Langsung ke konten utama

Galau itu Rapopo Bingits!

Eits jangan salah dulu ya sobat soal judul itu, soale ane punya dul judul itu bukan suatu pe-legal-an bahwa kita boleh menuruti Galau yang justru menurunkan harkat, derajat, dan martabat kita (eee ladalah bahasa apa sih ini…), Intinya Galau bisa kita proses sebagai salah satu faktor baik yang menunjang fokus keberhasilan akan cita2 baik kita, horeeee

Kalau anda sudah lama kerja tapi kok hidup berasa gini-gini aja maka harus Galau, Sudah 3 kali puasa dan 3 kali lebaran tapi skripsi masih belum juga kelihatan hilal lulus-nya maka Galau tingkat Dewi harus ada, Kalo sudah punya penghasilan tapi kondisi tabungan selalu paceklik maka Galau juga gak boleh Abstain. Hehehe padahal yah (jangan bilang sapa2 ya sob) yg nulis ini juga gitu, planning A – Z tapi baru selesai setengah A udah rombak planning, dan begitu seterusnya wkwkwkwk

Seriusnya adalah Galau merupakan meteran bahwa apa yang menjadi ke-ideal-an yang kita inginkan or pada umumnya belum terjadi pada kita, Galau juga indikator bahwa pasti deh ada yang salah dari kita, entah itu Cara, Sikap, atau Perilaku kita sebagai satu2nya pendonor dalam kehidupan kita sendiri, apakah ingin bernasib baik atau buruk?

Galau, yups lalui saja… mo gimana lagi karena itu fitrah alam Gan, Alarm kehidupan yang menyadarkan kita bahwa kita masih belum baik atau juga kita sudah tidak layak lagi di posisi kita saat ini sehingga dengan Galau kita dipaksa Allah buat naek kelas, Cihuyyy…yang salah bukanlah Galau-nya tapi bagaimana Jiwa ini menghadapi Galau. Apakah akan sepanjang hari galau2an lantaran duit tabungan isinya tinggal sekian sen? Apakah terus nangis sesenggukan dibawah bantal lantaran gebetan kita berpindah haluan memilih wanita lain dibanding kita? Dan apakah terus galau2an lantaran mobil belum ganti2 juga jadi Ferrari? Gak juga kan say… Percuma bila selanjutnya tidak ada tindakan nyata untuk membuat perubahan, karena detik berikutnya, hari selanjutnya, bahkan tahun depannya kita tetap akan sama nasib-nya bila kita tidak bersegera bertindak, menggebrak diri dengan upaya yang mengakibatkan kita tidak galau lagi, atau bila harus galau lagi maka pastikan Galau-nya sudah naik kelas dibanding kelas sebelumnya.

Kadang kita menjadikan jiwa ini tuh rapuh, serapuh rapuhnya makhluk. Kecewa bisa bikin menunda, Sedih membuat asa dalam diri tipis, dan masalah lainnya yg justru membuat diri ini tak melihat baiknya adalah beberapa gejala2 Galau. Seperti aku ini nih yang sebenarnya juga tak mau kalah dari Gajah Mada dengan Sumpah Palapanya yakni dengan berikrar bahwa apapun masalahnya akan menghadapi dengan sikap terbaik, tp konkretnya? Hehehe jauh panggang dari api cuy

Allah membuat Galau dalam diri adalah Rahman dan Rahiim-Nya bentuk lain. Kegalauan atas banyaknya ketidakpastian di masa depan justru membuat kita terus konsisten dalam upaya baik. Memang tak ada jaminan upaya baik kita pasti cepat mendulang sukses, tapi tanpa disiplin dalam upaya baik maka tak ada hal baik yang terjadi, baik saat ini ataupun masa depan

Allah masih menguji hamba-Nya dengan hal2 seputar yang meng-galau-kan karena Ia melihat hamba Ciptaan Indah-Nya masih belum mumpuni meng-atas-i masalah dengan sikap elegan. Tau hanya sebatas teori tapi sungguh tak maksimal implementasi, makanya dikasih Galau!
Bagimanapun Allah memberi Masalah tak terbesit sedikitpun keinginan-Nya menghambat, Ia hanya ingin mengarahkan kita sebagai salah satu bentuk balasan do’a yg kita sampaikan pada-Nya. Allah Maha Baik, maka sungguh mustahil bagi-Nya berlaku aniaya pada hamba-Nya yg kecil ini yang telah memutuskan untuk Hal2 baik (Aamiin …)

Galau it’s Rapopo Sign (hehehe menghibur banget yah), yang penting putuskan tetap menjadi pribadi baik dalam sebaik-baiknya usaha walau apapun kondisi buruknya. Enak ngomongnya dan sekali lagi gak ada jaminan abis itu sim salabim semua terwujud, tapi suer deh tidak ada perubahan baik kalau kita masih dalam ke-galau-an yang menyesatkan, tanpa sikap baik, tanpa tindakan nyata…

Semoga ini turut mencerahkan ya Sob

Erlina Febrianovida

Komentar

  1. galau itu penting menurut saya, agar tidak terlalu terlena di zona nyaman, agar terus berubah mengikuti perkembangan zaman

    BalasHapus
  2. @ardikapercha
    Yup itu juga bener supaya posisi kita lebih Up dibading sebelum / posisi saat ini. Anyway makasih banget dah landing di tempat ane yah :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Persiapan Persalinan - Estimasi Biaya Bersalin @RSIA Budi Kemuliaan

Alhamdulillah ala kulli hal, sambil menunggu debay launching, kali ini saya mau share sedikit soal estimasi biaya persalinan yang saya dapat dari RSIA Budi Kemuliaan, RS yang selama ini saya jadikan tempat pemeriksaan anak kedua saya dan Insya Allah tempat bersalin debay nanti. Ini penampakan price list-nya...
Dulu saya bingung kok gak ada keterangan kelas - kelasnya yah...? ternyata langsung dengan namanya dan dalam lembar info harga itu pake acara disingkat - singkat lagi nama kamarnya #EtaTerangkanlah. Berhubung saya gak enak kan nanya - nanya banyak, jadi saya langsung aja tanya kelas I itu yang mana karena jatah dari kantor misua lewat asuransi Mandiri In Health saya dapat kelas I. Awalnya saya tanya kelas dua yang mana daftar harganya, karena saya gak ngeh kalau kartu Mandiri In Health saya ternyata adalah Kelas I (Haduuuhhh.... kartu yang saban hari mengisi dompet aja gak apal kelas kamar-nya... qiqiqiqi....) Informan mbak suster bilang kalo kelas II yang ini (sambil menunjuk …

Periksa Kehamilan di RSIA Budi Kemuliaan (Bulan Kedua)

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh..., Alhamdulillah baik saya maupun anda masih Allah perkenankan usia yang mudah2an tetap dalam berkah dari-Nya, Aamiin Yaa Fattaah. Sholawat dan salam terus kita panjatkan kepada manusia terbaik yang sudah pasti masuk Jannah-Nya, Rasululullah Shallallahu’alaihi Wasallam beserta keluarga, kerabatnya, para sahabat, dan siapapun yang mengkuti sunnah beliau hingga akhir massa nanti, Aamiin Yaa 'Azhiim.

Minggu ini Insya Allah, Sabtu 20 Mei 2017 saya akan bertolak (#weeeekkk...) ke RSIA Budi Kemuliaan (BK) karena jadwal cek rutin bulanan kehamilan saya yang memasuki bulan ke 3, buuutttt... saat ini saya gak lagi mau ngomongin bulan ke-3-nya (ya iyalah cuy ini aja baru tanggal 17 Mei.... begimana ente?!) akan tetapi mau orat - oret menulis soal cek kehamilan saya bulan ke-2 lalu hehehe #telat mposting-nya :-D.
Bulan kedua saya cek pada tanggal 22 April 2017. Tiba di BK sudah mendekati pukul 2 alias injury time karena dr. Flora jadwal yang siang…

Periksa Kehamilan di RSIA Budi Kemuliaan (Bulan Pertama)

Assalamualaikum sobat, Alhamdulillah Allah masih saja menumpahkan kasih sayang-Nya yang hingga kini baik saya maupun anda dalam ukuran terbaik menurut-Nya :-)

Kali ini mau sharing tentang biaya periksa kehamilan di RSIA Budi Kemuliaan, barangkali aja informasi ini turut membantu para moms yang saat ini mencari - cari referensi RSIA atau menjadikan RSIA Budi Kemuliaan sebagai pilihan untuk periksa kehamilan hingga persalinan nanti.

Tanggal 25 Maret 2017 lalu Alhamdulillah saya dipastikan positif hamil oleh dr. Spog bernama Dokter Flora yang bertugas di RSIA Budi Kemuliaan, walau seminggu lebih sebelumnya saya pun sudah mengetahui bahwa "mungkin" saya hamil karena testpack menunjukkan garis 2 merah, tapi berhubung saya berpedoman kalo belum ada bukti otentik lewat USG masih belum PD bilang "Yes I Am, Alhamdulillah I'm pregnant", meski saya yakin banget, karena pengalaman di kehamilan yang pertama dan selama ini siklus saya tidak pernah mundur/lambat kecuali hami…