Jumat, Agustus 19, 2016

Kisah Kasih Klasik

Kaya'nya nih karyawan or karyawati yang cinta so much sama bos-nya tuh melebihi judul film "Mission Immpossible", gak mungkin gitu..., kalo dalam Mission Immpossible kan masih mungkin ditunaikan misi - misi yang extra ordinary, tapi kalo cintrong tulus ke boss itu extra ordinary gak mungkin dituntaskan, dan kalopun ada maka akan masuk dalam kategori pepatah lama "ada jagung di dalam tepung" alias Bakwan Jagung qiqiqi... maksudnya biasa sih ada affair - affair - an begono ... biasanya loh ya... Sepanjang dan setelah menyelesaikan novel ini membuat saya terpekur, senyam - senyum sendiri karena saya cukup PD menarik kesimpulan umum yang bisa mewakili para karyawan - karyawati seperti saiya ini, bahwa apapun yang diminta boss meski kita sendiri bingung bahkan gak ada rekam jejak jeluntrungannya kita gak tau apalagi tau, tetep aja disuruh ngerjain en ditambahi bonus - bonus diluar pribadinya boss tapi kita tak pula punya power untuk menangkisnya.

Misalnya saja salah seorang pekerja produksi di perusahaan saya menjemput rezeki dimana ia mahir mengendarai boil, maka tatkala sang bos beserta istrinya pergi dalam rangka suatu acara, dengan leluasanya si bpk dan ibu boss meminta bantuannya agar menjemput dan nunggui anaknya yang hang out bareng ABG sesamanya.... wuiihhh... itu adalah fakta yang sulit terelakkan bukan?.

Ya sami mawon istilahnya dalam bahasa Jawa salah satu warna - warni cerita yang ada di novel "I Love My Boss" ini. Si sekretaris tak mungkin tak menggubris sang bos yang menumpahkan curhatannya tentang tingkah polah istrinya beserta rencana perceraian yang sudah lama si boss inginkan, tapi tak bisa pula menangkis permintaan sang istri bos untuk tidak membuntuti suaminya alias bosnya dewek. Jadi inget salah satu prinsip yang oleh mpok saya kemukakan yang kudu' dipegang seorang karyawan bila ia belum ada niatan resign bahwa :

"Sebagian gaji kita memang untuk diomelin neng..."

Begitu mbak saya berseloroh sembari membulatkan matanya, dalam artian lebih luas adalah termasuk menampung daya marah yang tak terbendung dari atasan meski kita on the right track! (apalagi bila kita on the wrong track coba!), but cheer up! nyatanya yang bernasib demikian tak melulu sendiri kok, diluar sana ada banyak juga teman2 saya yang menerima takdir serupa walau tak persis sama tetapi tak jarang lebih parah, Hhhmm... jadi inget film-nya "When Devil Wears Prada" nih..., kalau diomelin, disemprot2in lantaran we really deserve it atas kesalahan kita sih ya kami rapopo gitu..., tapi yang disayangkan adalah sang boss itu marah2 gak jelas ngalor apa ngidul-nya namun kita diwajibkan menerima kucuran kata2 asemnya!

Oraitlah, membaca novel ini memberikan siraman rohani juga bagi saya khususnya bahwa seburuk - buruknya, se-nggak enak - enaknya, seancur - ancurnya, ataupun sepahit - pahitnya sikap atasan kepada kita, ia adalah bentuk ujian lain yang Allah ijinkan terjadi untuk kita rasakan. Supaya apa? supaya sikap kita justru sebaliknya, gak ikutan bersikap gak enak bagi orang lain, gak nge-follow sikap yang nyata ancur kebaikannya, dan gak latah ngadopsi sikap pahit itu agar orang lain merasakan juga tingkat kepahitan hidup yang kita rasakan.

Lainnya? Bahwa sikap en balasan apapun yang kita terima dari orang lain emang gak akan selalu berbanding lurus dengan yang sudah kita berikan, entah baik atau buruk Kebaikan yang kita hadiahkan (mau ikhlas kek enggak kek) untuk si A maka boleh jadi ganjaran baiknya kita terima dari si B atau si D atau si M, dst, dan belum tentu si A ikutan ngebales baik, pun begitu dengan kejahatan yang kita sengaja or gak sengaja lakukan maka balasan buruknya belum tentu pula dari orang yang kita sakiti, bisa jadi dari orang yang satu jam lalu baru kita kenal kan?. 

Apa maksudnya? yakni agar kita hanya bergantung pada-Nya, pada Dia yang Maha Membalas apapun, menempa kita untuk latihan beneran ikhlas tanpa dendam (hehehe... saya yang nulis aja masih belum bisa ikhlas legowo gitu kalo ada yang menyakiti qiqiqi...), dan terakhir adalah salah satu ujian kesabaran. Kesabaran yang bagaimana itu?, yakni apakah kita setuju dan bertahan dengan keburukan... atau tidak setuju dengan kezhaliman di depan mata?, contohnya saja ada karyawan yang tidak setuju dengan sikap atasan yang dinilai dari prinsip kebenaran lalu ia hengkang. Tapiii heeeiii..., Alhamdulillah di tempat lain justru ia tumbuh dan berkembang, istilah kata Move On and then Move Up di ladang gembur kebaikan, horreeee... (padahal sih saya yang nulis ini juga belum full bisa meng-implementasikan cakep begitu, halah... ini ngomong kebaikan tapi yang nulis aja masih cemang - cemong soal kebaikan wkwkwkwk...)

Akhir kata, ya bila ingin freedom dari celotehan si Bpk atau si Ibu boss utamanya yang menyesakkan dada ya monggo cari boss lainnya, atau bila masih ada alasan kuat kudu tahan di tempat itu maka tambahkan kuota kuat bagi bathin. Namun satu hal yang dimanapun kita harus selalu paham bahwa freedom kita sejatinya adalah saat "mampu" utuh menjalankan segala yang Ar Rahman sudah aturkan, dan tentu boss dalam hal ini tidak lagi boleh punya tempat bila ia mengintervensi Hak kita dalam Beriman atau Menjalankan langkah - langkah Iman pada-Nya, benar or right pren?
---
Deskripsi Buku
Judul : I Love My Boss
Penulis : Alberthiene Endah
ISBN 979 - 22 - 1941 - 2
Bahasa : Indonesia
Kondisi : Bekas, Sangat Baik

Sekilas Info :
Salahkah bila sekretaris naksir bosnya sendiri? Semua orang menyikapi itu dengan pandangan menghina. Tapi apa salahnya, jika keadaan itu ditinjau dari cinta sepasang manusia (tanpa embel - embel bos dan sekretaris)?.

Setahun bekerja di perusahaan event organizer, Karina Dewi tak bisa mengelak dari pesona bosnya, Rene Natalegawa. Pria muda yang sukses, cerdas, tampan, karismatik... dan sedang dalam proses perceraian dengan istri yang selama ini menjadi "hantu" baginya.

Celakanya, sang istri, Mariska, mendadak menelepon Karina dan memintanya jadi "mata - mata" untuk meneropong tingkah polah Rene, dan membantu Mariska merekatkan lagi kedekatannya dengan Rene. Mana cinta yang akan keluar jadi pemenang? Cinta tulus sekretaris atau cinta posesif istri?
---
Buku ini bisa sobat dapatkan lewat Bukalapak atau kontak saya di WA 0856 716 2636 / Line @dzano.market untuk update stok-nya bila di Bukalapak tertulis "stok habis" :-) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Imunisasi Guin : MR @RSBK

Bismillah, Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh Alhamdulillah, Sabtu 04 Agustus 2018 lalu, Guin di usia 9 bulan (kurang bebera...