Senin, Agustus 28, 2017

Periksa Kehamilan di RSIA Budi Kemuliaan (Bulan Keempat)

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh..., Alhamdulillah perjalanan kehamilan saya 17 Juni lalu with my debay sudah memasuki usia sekitar 18-weeks-an..., (hehehe telat banyak bingits sih nulisnya😹) dan syukur saya sebuanyuak - buanyuaknya kepada Allah bahwa kehamilan ini hingga waktu tersebut sungguh berjalan baik karena Allah kuatkan saya dan debay untuk menjalani shaum Ramadhan hingga akhirnya penuh..., wallllauuu diiringi dengan mual bahkan muntah dengan intensitas seringnya mual dan jarang-nya muntah. Alhamdulillah 'ala kulli hal saya terus upayakan senyum melewati semua proses yang Allah perkenankan buat saya bahkan hingga kini karena :
  1. Tidak semua wanita Allah beri kesuburan seperti saya dan suami, sehingga selepas kepergian my first son, Zano, Allah ijinkan saya hamil kembali, Alhamdulillah.
  2. Pun bila ada yang hamil sama seperti saya, saya sadari belum tentu kehamilan yang ia lewati mudah seperti yang saya lalui, karena ada loh di luar sana para moms yang sampai di rawat di RS lantaran kehamilannya terbilang tidak mudah, entah itu muntah yang sangat sangat sering dan asupan makanan yang gak mau masuk ke perut atau para bumil yang hamilnya ditemani rasa sakit lainnya. Rasa tak nyaman juga saya alami, namun belajar dari apa yang Allah beri buat saya dan suami membuat segala rasa tak enak yang mendarat kami upayakan untuk memprioritaskan baik sangka pada-Nya, tak mudah memang..., tetapi ujian yang saya atau kita lewati bukanlah suatu dan satu - satunya hal buruk yang hanya kita seorang doangan saja yang mengalami, kita tetap bisa jadi lebih baik diantara hamba - hamba-Nya yang diuji dengan perkara yang dominan lebih berat.
Sama seperti tahun lalu, Ramadhan 2016 saat saya hamil saya sempat turun berat badannya, kini juga demikian. Periksa bulan sebelumnya (20 Mei 2017) berat badan saya 59kg, dan bulan berikutnya saat periksa di tanggal 17 Juni 2017 bb saya menjadi 58Kg. But everything's fine, tensi pun kategori normal, 110/70. Kalo kata dr. Eka dulu sih adalah "ya wajarlah orang puasa turun berat badannya". Iya juga sih, gak hamil saja kalo kita shaum ada dari kita yang turun bb-nya, meski bila bumil turun berat badan-nya juga jangan dianggap remeh - temeh, but no parno also😉. Bila semua dicek baik, maka turun berat badannya adalah normal dan suatu kewajaran.

Iyuuppss..., Alhamdulillah periksa ke-4 kala itu with dr. Flora again (walau gak nyangka itu adalah terakhir kalinya periksa dengan dr. Flora, karena bulan selanjutnya saya tidak lagi dengan dr. Flora lantaran beliau sudah tidak praktek lagi di RSBK...😢). Di bulan periksa ini pula ada hepi tapi ada terselip sebaliknya. Dr. Flora mengatakan plasenta alias ari - ari debay menutup jalan lahir. Duh..., sudah kebayang dan saya vonis diri sendiri kena Plasenta Previa. Namun dr. Flora menenangkan karena ini masih dalam batas wajar dan umumnya bergeser. Saya gugling memang ada yang bergeser, tetapi ada pula yang tidak. Tidaknya pun ada yang bergeser banyak sehingga jalan lahir full tidak terhalang, namun ada yang bergeser sedikit sehingga jalan lahir tertutup sebagian atau sedikit. Dan ada pula yang mandeg ngejegreg disitu alias plasenta previa. Ya Rahman plis jangan yah...😟. Celangak - celinguk lagi lewat forum bumil di dunmay dan lainnya bahwa untuk yang tertutup sebagian masih memungkinkan normal (dilihat kondisi terakhir juga bila kandungan sudah cukup) Moga Allah ijabah doa saya agar segalanya, persalinan dan debay saya tak kurang apapun, Aamiin Yaa Mubas Saa'illiin...

Feeling dr. Flora "kaya'nya cowok deh bu..., tapi masih kecil. Belum terlalu keliatan..."
Lantas mengangguk pelan lagi "seolah" memberi sinyal positip bahwa debay berjenis kelamin laki - laki
"Emang maunya apa? cewek? yang sebelumnya apa?" lanjut dr. Flora
"Apa aja dok, yang penting sehat. Yang sebelumnya cowok, tapi udah gak ada..." Balas saya sambil senyum tapi ada rasa haru dan sedih juga karena ada sepintas momen teringat Zano😢
"Oh... ini jadi gantinya yah..." sahut dr. Flo lagi 
....
Alhamdulillah debay sudah mau 18 minggu usianya. Dokter Flora tuh kalem en pembawaannya tenang lan adem, pokoknya till the end of my pregnancy sama dr. ini deh (bisik saya kala itu...). Well, tak ada keluhan berarti, keputihan yang saya sampaikan pun masih dinilai dalam batasan normal oleh dr. Flo, Alhamdulillah...

"Sudah pernah dikasih vitamin tulang?"
Saya menggeleng antara bingung dan bermakna menjawab "belum" karena yang dimaksud dr. Flo itu tulang buat saya apa janin yah? (dan saya gak nanya, karena saya pikir pokoke minum vitamin deh hehehe #asal), dan lagi tuh bu dokter kok ya gak melihat riwayat sebelumnya, karena meski secara garis besar saya tau Prolacta dan Obimin itu apa, tapi kan saya juga kagak ngeh kalau selain dua itu saya kudu mengonsumsi asupan vitamin lain, dalam hal ini untuk tulang misalnya. But anyway, mungkin dia bermaksud konfirmasi aja sih😂

Berikut adalah seluruh biaya periksa di bulan ke-4 saya @RSBK😊
  • Daftar + Konsultasi : Rp 240.000,- (gak tau nih saya #lupa kenapa ya bisa 240rebay, padahal saya gak print usg... karena biasanya Daftar 40rebay dan Konsul 175rebay)
  • Vitamin - Obimin : Rp 54.800,-
  • Vitamin - Cavit D : Rp 61.300,-
  • Vitamin - Prolacta : Rp 196.400,-
Total Biaya Periksa bulan ke - 4 adalah : Rp 552.500,-

Nominal yang di-cover Mandiri In Health sebesar Rp 356.100, sedangkan reimbursement ke kantor saya Rp 196.400,- karena Prolacta masih belum ada perubahan di-cover Mandiri In Health (moga kedepannya di-cover yah😄, Aamiin...), Alhamdulillah 'ala kulli hal..., masih Allah bantu lewat jalur lain #RezekiMySon😍 

Met melanjutkan aktipitasnya ya prens, terimaksih sudah bertamu di blog cupu saya, sampai jumpa di tempat yang sama dalam waktu dan mungkin gelombang yang berbeda😅

Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Imunisasi Guin : MR @RSBK

Bismillah, Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh Alhamdulillah, Sabtu 04 Agustus 2018 lalu, Guin di usia 9 bulan (kurang bebera...